Pengertian Maybe
Maybe /ˈmeɪbi/ merupakan adverb (kata keterangan) yang sangat sering digunakan untuk keperluan formal maupun informal. Adverb ini memiliki sinonim, yaitu: perhaps.
Secara umum, adverb adalah kata yang digunakan untuk menerangkan verb (kata kerja), adjective (kata sifat), atau adverb lain. Berdasarkan elemen yang diterangkan, adverb atau adverbial dapat dibedakan menjadi: adjunct, disjunct, dan conjunct. Sebelum menjelaskan tentang adjunct, disjuct, dan conjunct, mungkin kamu ingin tau apa itu “adverbial”. Adverbial adalah konstruksi gramatikal berupa phrase (frasa) atau clause (klausa) yang berfungsi sebagai adverb. Adverbial dapat berupa prepositional phrase atau adverbial clause.
Maybe dan perhaps merupakan sinonom. Dua kata ini digunakan ketika ingin menunjukkan bahwa sesuatu ada kemungkinan terjadi atau mungkin benar, namun speaker tidak merasa yakin. Maybe seringnya menempati posisi awal atau akhir kalimat, sementara perhaps menempati awal, tengah, atau akhir kalimat. Perhaps sedikit lebih formal dari maybe.
(Simple) Past future tense atau “future in the past” adalah suatu bentuk kata kerja untuk membicarakan masa depan dari perspektif masa lalu. Lebih spesifik, bentuk ini digunakan untuk menyatakan suatu aksi yang akan dilakukan, baik secara sukarela maupun yang direncanakan, membuat prediksi, dan membuat janji di masa depan pada saat berada di masa lalu. Tense ini sering digunakan pada reported speech.
Catenative verb adalah verb yang diikuti verb form yang lain sebagai complement. Kata kerja ini, yang disebut juga chain verb, mungkin diikuti oleh lebih dari satu verb form sehingga membentuk suatu series atau chain dengan catenative verb sebagai head-nya. Verb form tersebut dapat berupa gerund atau infinitive.
Linking verb atau disebut juga copula adalah verb (kata kerja) yang menghubungkan subject (subjek kalimat) dengan informasi atau deskripsinya yang disebut subject complement.
Happen merupakan regular verb (past simple dan past participle: happened, present participle: happening) yang bermakna “to take place, especially without being planned” (terjadi khususnya tanpa direncanakan).
For dan since sering digunakan pada simple present perfect dan present perfect continuous tense untuk menyatakan bahwa suatu aksi telah dimulai di masa lampau dan masi berlanjut sampai sekarang. Keduanya dapat memberi informasi berapa lama aksi tersebut telah terjadi (menjawab pertanyaan dengan kata tanya how long). Namun keduanya mempunyai cara yang berbeda untuk menyatakan informasi waktu tersebut.
Berbeda dengan active voice simple future tense yang main verb-nya berupa bare infinitive (pada contoh tulisan sebelumnya: Simple Future Tense), main verb pada passive voice – simple future tense berupa past participle (verb-3).
Preposition of purpose adalah preposition (kata depan Bahasa Inggris) yang menunjukkan hubungan “tujuan” (purpose) antara objek-nya dan kata-kata lain di dalam suatu kalimat.