Pengertian, Rumus dan Contoh Kalimat 16 Macam Tenses Bahasa Inggris

Soal Tenses Bahasa Inggris

Pengertian Tenses

Tenses adalah bentuk kata kerja dalam bahasa Inggris untuk menunjukkan waktu (sekarang, masa depan, atau masa lalu) terjadinya suatu perbuatan atau peristiwa. Di Indonesia dikenal 16 macam tenses bahasa Inggris.

Macam-Macam, Penggunaan, Rumus dan Contoh Kalimat Tenses

Berikut macam-macam, penggunaan, rumus dan contoh 16 macam tenses bahasa Inggris.

Macam TensePenggunaan dan Rumus TensesContoh Kalimat Tenses
Simple Present TenseTense ini untuk menyatakan fakta, kebiasaan, dan kejadian yang terjadi pada saat sekarang ini.We agree with the speaker’s opinion.
(Kami setuju dengan opini pembicara.)
S + V-1
Present Continuous TenseTense ini untuk membicarakan aksi yang sedang berlangsung sekarang atau rencana dimasa depan.I’m driving a car to Bandung now.
(Saya sedang menyetir mobil ke Bandung sekarang.)
S + am/is/are + present participle
Present Perfect TenseTense ini digunakan untuk mengungkapkan suatu aktivitas atau situasi yang telah dimulai di masa lalu dan telah selesai pada suatu titik waktu tertentu di masa lalu atau masih berlanjut sampai sekarang.I have lived in Cilegon for 3 months.
(Saya telah tinggal di Cilegon selama 3 bulan.)
S + have/has + past participle
Present Perfect Continuous TenseTense ini untuk mengungkapkan aksi yang telah selesai pada suatu titik dimasa lampau atau aksi telah dimulai di masa lalu dan terus berlanjut sampai sekarang.The toddlers have been playing a ball for an hour.
(Balita-balita itu telah bermain bola selama satu jam.)
S + have/has + been + present participle
Simple Past TenseTense ini untuk menunjukkan bahwa suatu kejadian terjadi di masa lampau.The party started at 10.00 a.m.
(Pesta dimulai jam 10 pagi.)
S + V-2
Past Continuous TenseTense ini digunakan untuk mengungkapkan bahwa suatu aksi sedang terjadi pada waktu tertentu di masa lampau.The team was playing basketball all day yesterday.
(Tim bermain basket sepanjang hari kemarin.)
S + was/were + present participle
Past Perfect TenseTense ini untuk menyatakan bahwa suatu aksi telah selesai pada suatu titik di masa lalu sebelum aksi lainnya terjadi.When he came last night, the cake had run out.
(Ketika dia datang semalam, kue sudah habis.)
S + had + past participle
Past Perfect Continuous TenseTense ini digunakan untuk mengungkapkan suatu aksi (dengan durasi waktu tertentu) telah selesai pada suatu titik waktu tertentu dimasa lalu.The labors had been demonstrating for an hour when the manager came.
(Pekerja telah berdemonstrasi selama satu jam ketika manager datang.)
S + had + been + present participle
Simple Future TenseTense ini untuk menyatakan bahwa suatu aksi terjadi dimasa depan, secara spontan atau terencana.You will win the game.
(Kamu akan memenangkan permainan tersebut.)
S + will + bare infinitive S + be(is/am/are) + going + infinitiveI am going to meet him tomorrow.
(Saya akan menemuinya besok.)
Future Continuous TenseTense ini untuk mengungkapkan aksi yang akan sedang terjadi pada waktu tertentu di masa depan.He will be sleeping at 10 p.m.
(Dia akan sedang tidur pada jam 10 malam.)
S + will + be + present participle
Future Perfect TenseTense ini untuk mengungkapkan bahwa suatu aktivitas akan sudah selesai pada suatu titik waktu di masa depan.At this time next month, I’ll have finished my English course.
(Pada waktu yang sama bulan depan, saya akan telah menyelesaikan kursus bahasa Inggris.)
S + will + have + past participle
Future Perfect Continuous TenseTense ini untuk mengungkapkan bahwa suatu aksi akan sudah berlangsung selama sekian lama pada titik waktu tertentu di masa depan.The cat will have been sleeping long when you get home.
(Kucing itu telah lama tidur ketika kamu pulang.)
S + will + have + been + present participle
Simple Past Future TenseTense ini untuk menyatakan suatu aksi yang akan dilakukan, membuat prediksi, dan membuat janji di masa depan pada saat berada dimasa lalu.He would forgive you.
(Dia akan memaafkanmu.)
S + would + bare infinitive
Past Future Continuous TenseTense ini untuk membicarakan suatu aksi yang akan sedang berlangsung (berupa prediksi/rencana) di masa depan pada saat berada dimasa lalu.She would be working at nine o’clock this morning.
(Dia akan sedang bekerja jam sembilan pagi ini.)
S + would + be + present participle
Past Future Perfect TenseTense ini untuk membicarakan suatu aksi aktivitas yang akan telah dilakukan di masa lalu. Bentuk ini juga digunakan pada conditional sentence type 3.I thought you would have slept by the time I arrived.
(Saya pikir kamu akan sudah tidur pada saat saya tiba.)
S + would + have + past participle
Past Future Perfect Continuous TenseMirip dengan future perfect continuous tense, namun realisasi aksi yang dilakukan dapat diketahui sekarang karena aksinya terjadi di masa lampau.He would have been working as a civil engineer in Jakarta by the end of this week last month.
(Dia akan telah bekerja sebagai enjinir sipil di Jakarta pada akhir minggu ini bulan lalu.)
S + would + have + been + present participle

Catatan:

Rumus pada tabel di atas merupakan rumus umum. Beberapa tense seperti simple present tense dan simple future tense memiliki opsi rumus lain yang dijelaskan lebih detail di halaman masing-masing jika kamu tertarik mendalaminya.

Related Posts:

Exercises:

Semoga penjelasan materi 16 tenses bahasa Inggris ini bermanfaat dan mohon maaf jika ada kekurangan.

References:

  1. Simple Present Tense. http://grammar.ccc.commnet.edu/grammar/tenses/simple_present.htm. Accessed on February 19, 2012.
  2. Sequence of Tenses. http://owl.english.purdue.edu/owl/resource/601/01/. Accessed on February 21, 2013.
  3. Verb Tenses. http://faculty.washington.edu/marynell/grammar/verbtenses.html. Accessed on February 21, 2013.
  4. Future-in-the-past. http://grammar.about.com/od/fh/g/Future-In-The-Past.htm. Accessed on December 11, 2012.
  5. Purnama, Puji. (2012). Melahap 16 English Tenses Semudah Makan Fastfood. Yogyakarta: New Diglossia.
  6. Hanafi, Tommy. (2011). Pasti Cepat Bisa 16 Tenses. Yogyakarta: Javalitera.

Posted by Wilma Yulia

88 thoughts on “Pengertian, Rumus dan Contoh Kalimat 16 Macam Tenses Bahasa Inggris”

  1. tentang tenses nih ane mau nanya :3
    1. tentang grammar yg menambahkan do, does, did di kalimat positif itu apaan ya?
    e.g:
    - He eats noodle every day => He does eats noodle every day
    - He went to the restaurant yesterday => He did went to the restaurant yesterday
    itu bener gak “perubahan” contohnya? cuma ngasal aja itu :v

    2. satu lagi, kalo kalimatnya cuma ada “been” doang itu apaaan ya?
    e.g.: I been…. (cuma segini doang soalnya gak terlalu tau :3 )

    3. yang terakhir & paling gak penting, cara gunain kode html-nya gimana ya? (terutama untuk yg italic) :v

    1. Hi Atudez, maaf baru balas.
      1. Simple present tense dan simple past tense itu yang suka nambahin aux verb “do” untuk memberi penekanan thd keharusan melakukan aksi. Kalo didepannya sudah ada do/does/did, lanjutannya bukan v-1 atau v-2, melainkan bare infinitive (eat dan go).

      2. Been (past participle) merupakan verb to be, digunakan untuk membentuk antara lain: perfect continuous tense (sebagai auxiliary verb), perfect tense (sebagai main verb) atau passive perfect tense (sebagai auxiliary verb). Kalo contohmu berarti “been” sebagai main verb di simple tense, as far as I know tidak tepat ya. Kamu ada contoh lengkapnya? Lihat: http://forum.wordreference.com/showthread.php?t=2573503

      3. Hohoho… jadi ada tag buka dan tag tutup yang ditempatkan di antara kata yang ingin di modif. Tag buka seperti yang kamu lihat di bawah form comment, sedangkan tag tutupnya dibuat dengan menambahkan garis miring di depan code yang ada pada tag buka: < + / + code (i/em/strong/...) + >. Untuk memiringkan kata, bisa digunakan “i” atau “em”. :)

      1. 1. ok, berarti contohnya memang salah ya :3
        btw, liat di Google, katanya namanya itu Emphatic Tense, sama gak ini?

        2. kalo contohnya entar ane coba cari, gak yakin soalnya jadi gak berani (asal) buat contoh :3

        3. (coba2, bisa gak ya?)

        1. Iya Atudez saya juga pernah baca istilahnya emphatic tense. Aux “do” ditambahkan untuk memberikan penekanan (emphasis) ^_^

      2. Additional Reply

        2. contoh yg cuma “I been” itu ada di lirik Counting Stars dari band OneRepublic
        “Lately I been, I been losing sleep”
        “But baby, I been, I been praying hard”

        _http://www.azlyrics.com/lyrics/onerepublic/countingstars.html

        1. Ada lyric yang tulis “I’ve been”… pas sy coba dengerin kayak “I’ve been”… tapi gak penting c :D… intinya kalo lyric lagu, judul film, dllsb yang informal, gak bisa terlalu diharapkan grammar nya apa benar apa salah, liat aja tu lyric, bahasanya casual kan.. Ada juga lyric yang pake “wanna” (formalnya: want to), yang gak bakal dipake di formal spoken dan formal writting. Nah kalo kamu nemu “I been” di formal writting baru heboh ni.. :D

          Kalo judul film contohnya: mission impossible –> harusnya impossible (adjective) sebelum mission (noun), tapi karena mau kasi “efek” menarik, ya jadi dibalik posisinya. (http://www.bbc.co.uk/worldservice/learningenglish/grammar/learnit/learnitv133.shtml)

      3. memang sih, ane denger yg “I been” itu cuma denger di film & tv series informal :3

        yg Mission Impossible, pantesan aja waktu denger itu kesannya ganjal, jadi memang ganjal beneran :v

        makasih infonya selama ini :)

        1. Ahaahha.. iya sama2 Atudez.. Btw saya juga yg “mission impossible” sempet bingung.. Ternyata “normalnya” si adjective “impossible” tetep berlaku sebagai attributive adjctive (ditempatkan sebelum noun), bukan postpositive adjective (setelah noun tanpa diselangi linking verb).. :D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>