Pengertian, Penggunaan dan Contoh Kalimat Infinitive

Soal Gerund vs Infinitive

Pengertian Infinitive

Infinitive adalah suatu verbal yang terdiri dari particle to dan bentuk simple dari verb (bare infinitive) dimana dapat berfungsi sebagai noun, adjective, atau adverbVerbal merupakan suatu kata yang dibentuk dari kata kerja, namun berfungsi sebagai part of speech lain. Verbal yang lain yaitu gerund dan participle. Seperti verbal lainnya, kata ini lebih umum untuk menamai action (aksi) atau state (keadaan).

Infinitive dapat disertai oleh object (noun, pronoun), modifier, atau object dan modifier (noun phrase) sehingga menjadi infinitive phrase.

Contoh Infinitive (to+verb):

infinitive

Penggunaan dan Contoh Kalimat Infinitive

Beberapa penggunaan dan contoh kalimat infinitive adalah sebagai berikut.

Penggunaan InfinitiveContoh Kalimat InfinitiveKeterangan
NounSubjectTo travel in this season is a bad idea.Berfungsi sebagai noun karena merupakan subject kalimat
To survive in the big city is my hope.
Direct ObjectI want to come tomorrow.to come dan to write berfungsi sebagai noun karena merupakan direct object dari verb want dan learned
The children learned to write letters.
Subject ComplementHis dream is to win the tender.Berfungsi sebagai noun karena digunakan sebagai subject complement
AppositiveHis dream, to win the tender, has made him work harder.Berfungsi sebagai noun karena digunakan sebagai appositive
Adjective1The best time to talk with him is at nightto talk dan to ask berfungsi sebagai adjective karena menerangkan noun time dan way.
It is the wrong way to ask a question.
Adverb2To watch the movie,you must buy a ticket.Berfungsi sebagai adverb karena menjelaskan why you must buy a ticket (mengapa kamu harus membeli tiket)
You need US$50 to buy it.Berfungsi sebagai adverb karena menjelaskan why you need US$50 (mengapa kamu butuh US$50)

Catatan:

1Adjectival infinitive digunakan untuk menjelaskan noun dimana posisinya selalu mengikuti noun yang dijelaskannya.

2Adverbial infinitive digunakan untuk menjelaskan verb, dimana dapat berada di awal atau akhir kalimat serta tidak harus berada dekat dengan verb yang dijelaskannya.

Verb yang Diikuti Infinitive

KondisiContoh VerbContoh Kalimat Infinitive
Tanpa tambahan agentafford, agree, appear, begin, consent, continue, decide, demand, deserve, fail, forget, hate, plan, prefer, pretend, promise, refuse, remember, seem, start, stopThey begin to love each other.
(Mereka mulai mencintai satu sama lain.)
Perlu tambahan agentadvise, allow, challenge, command, encourage, enable, feel, forbid, force, get, persuade, watch, remind, see, teach, tellThe teacher advised him to study harder.
(Guru tersebut menasehatinya untuk belajar lebih keras.)
Dapat ditambahan agent (optional)ask, beg, choose, dare, expect, want, wishHe asked me to call you.
(Dia meminta saya untuk menghubungimu.)
Tanpa “to”feel, have, hear, help, watch, seeShe helped me solve the problem.
(Dia menolongku mengatasi masalah tersebut.)

Pages: 1 2 3 4

Table of Contents:

  1. Infinitive
  2. Infinitive Phrase
  3. Bare Infinitive
  4. Perfect Infinitive

Exercises:

Related Posts:

Semoga penjelasan materi infinitive ini bermanfaat dan mohon maaf jika ada kekurangan.

References:

  1. Infinitives. https://owl.english.purdue.edu/owl/resource/627/03/. Accessed on December 19, 2012.
  2. Gerunds and Infinitives: Their Noun Roles. http://grammar.ccc.commnet.edu/grammar/gerunds.htm. Accessed on December 19, 2012.
  3. Verbs That Take Gerund and Infinitive Completers. http://grammar.ccc.commnet.edu/grammar/gerund_chart.htm. Accessed on December 19, 2012.
  4. Gerunds and Infinitives. http://web2.uvcs.uvic.ca/elc/studyzone/410/grammar/gerinf.htm. Accessed on December 19, 2012.
  5. Gerunds and Infinitives. Some Important Rules. http://www.ctu.edu.vn/centers/cfl/learning/grammar/grammar%20resource/FC_GerundInfinMM1.doc.
  6. Verbals. http://www.towson.edu/ows/verbals.html. Accessed on December 19, 2012.
  7. The Infinitives Phrase. http://www.chompchomp.com/terms/infinitivephrase.htm. Accessed on December 19, 2012.
  8. Infinitive or -ing? http://www.englishclub.com/grammar/verbs-m_infinitive-ing.htm. Accessed on December 19, 2012.

Posted by Wilma Yulia

26 thoughts on “Pengertian, Penggunaan dan Contoh Kalimat Infinitive”

  1. asslm. z kurang menger dgn to talk dan to ask berfungsi sebagai adjective karena memodifikasi noun time dan way. maksud memodifikasi itu apa? mohon penjelasannya.!

    1. Waalaikumsalam Marzuki,

      Maaf saya tidak pas menggunakan kata “memodifikasi”, saya ganti menjadi “menerangkan”.

      Adjective itu fungsinya menerangkan noun/pronoun. Namun ada struktur lain yang bisa berfungsi seperti adjective selain simple adjective seperti: adjective clause, participle (participial phrase), infinitive. Sebut saja simple adjective dkk tadi sebagai modifier (= kata, phrase, atau clause yang menerangkan kata lain).

      Simple adjective dalam membentuk noun phrase (pre-modifier + head + post-modifier) bisa menempati posisi sebelum (attributive) atau setelah noun (postpositive). Umumnya sih sebelum noun.
      attributive: I want to buy a new phone.
      postpositive: I want to buy something new.

      Nah si infinitive dalam membentuk noun phrase tempatnya setelah noun (head). Infinitive merupakan salah satu post-modifier (antara lain sesuai urutan: prepositional phrase, participle, infinitive, adjective clause)

      contoh:

      * The best time to talk with him is at night.

      -To talk = infinitive (to talk with him = infinitive phrase) = post-modifier ~ akting sebagai adjective karena menerangkan noun “time” (head).
      -Best = adjective = pre-modifier.

      * It is the wrong way to ask a question.

      -to ask (to ask a question = infinitive phrase) = infinitive yang berasal dari transitive verb jadi harus diikuti direct object “question” = post-modifier ~ akting sebagai adjective karena menerangkan noun “way” (head)
      -wrong = adjective = pre-modifier

      Semoga membantu ya… :)

  2. Hai.. Wilma..
    Mohon penjelasanny soal kata2: feel, watch, see.
    Karna kalo d liat diatas dsebut diikuti invinitife dgn agent atau tanpa “to”, mohon pejelesanny yang benar yang mana.. Tks sblmny..

    1. Maaf baru balas Ade,
      Sudah lihat http://www.wordsmile.com/penggunaan-dan-contoh-kalimat-gerund-dan-infinitive?
      Jadi ada yg lebih umum menempati suatu posisi di kalimat (gerund lebih umum sbg subject complement dan object of preposition dibanding infinitive), ada yang sama2 umum (sebagai direct object), tapi tergantung verb yang digunakan. Ada verb (kudu diingat) yang dapat diikuti gerund atau infinitive saja, ada pula yg bisa keduanya dengan/tanpa perbedaan makna… ^_^

  3. berarti … present participle = v-ing, past participle = past tense (v2) … ka … apakah gerund termasuk present participle atau gerund itu udah menjadi noun ?

    1. Halo EKa,

      -past participle = v-3
      -gerund, infinitive, dan participle merupakan verbal [kata yang dibentuk dari verb, namun berfungsi sebagai part of speech lain (participle dapat pula sebagai verb)]. Gerund berfungsi sebagai noun. Jadi posisi yang harusnya di tempati noun “beneran” (c/subjek, objek) mungkin bisa digantikan oleh gerund.

      1. oh iya ka .. maksud sya past participle = V3 … ok ka .. kayanya saya udah mulai mengerti nih tentang gerund gerund ini … ka, kemaren sya liat ada 2 kalimat
        “if I were you, bla bla bla” dan satunya lagi yang biasa “if I was you, bla bla bla”
        sebenernya apa perbedaan kedua kalimat itu ka ? thank.

        1. Bagoooos sudah mulai akrab ama si gerund2 itu.. hehehehe

          Kalo gramatically correct-nya “If I were” yang digunakan pada unreal/2nd conditional, tapi ternyata ada juga yang ‘menerima’ “If I was”:

          Cambridge University accepts ‘If I was …’ for the unreal conditional on their English learning test series whereas ETS (English Testing Service) does not. This is a case of descriptive grammar (how the language is used) winning out over prescriptive grammar (how the language should be used).

          (Kenneth Beare. “If I was or If I were?” About English as 2nd Language. http://esl.about.com/od/common_mistakes/a/If-I-Was-Or-If-I-Were.htm. Date Accessed: June 18, 2014.)

          Jadi ternyata banyak English people yang bilang “If I was” untuk unreal situation tapi tetep yang benernya “If I were”:

          In speech, many English people say If I was…, but If I were… is held to be grammatically correct.

          (http://www.bbc.co.uk/worldservice/learningenglish/grammar/learnit/learnitv6.shtml)

          Jadi untuk amannya tulis menulis unreal conditional ya pake “If I were” :)

          “If I was” grammatically correct ketika “if” semakna when untuk menyatakan waktu. “If I was …” itu jadinya time clause yang merupakan fakta, bukan pengandaian ato situasi imajiner.. :B

          Contoh:

          – If I was embarrassed, my face often turned red. (Ketika saya malu, wajah saya sering memerah. <– suatu fakta yang sering terjadi di masa lampau)
          – If I were her, my face would turn red. (Jika saya ini dia, wajah saya akan memerah. <– tapi saya bukan dia; pengandaian)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>