Verb Voice: Active and Passive Voice

Soal Passive Voice

Macam Verb Voice

Verb voice menyatakan apakah suatu subject melakukan aksi atau menerima aksi. Verb voice dibedakan menjadi dua: active dan passive. Jika subject berlaku sebagai pelaku aksi (doer of action), kata kerjanya disebut active voice; sedangkan jika subject bertindak sebagai penerima aksi (receiver of action) dan yang lain yang melakukan aksi, kata kerjanya disebut passive voice. Hanya transitive verb (kata kerja yang diikuti direct object) yang mempunyai bentuk active dan passive.

Read moreVerb Voice: Active and Passive Voice

Passive Voice: Tenses, Infinitive, dan Gerund

Soal Passive Voice

Rumus dan Contoh Passive Voice pada Tenses

Auxiliary verb untuk membentuk konstruksi pasif pada tenses dapat berupa primary auxiliary “be” (is, are, was, were), kombinasi antara dua primary auxiliary (is/are being, was/were being, has/have been), atau antara primary auxiliary dengan modal verb (will be, will have been). Auxialiary verb tersebut kemudian dipadukan dengan past participle untuk membentuk passive verb form.

Read morePassive Voice: Tenses, Infinitive, dan Gerund

Passive Voice

Soal Passive Voice

Pengertian Passive Voice

Passive voice adalah suatu grammatical construction (bentuk gramatikal) dimana subject kalimat tidak melakukan aksi, melainkan menerima aksi (sebagai receiver of action). Aksi ditindaklanjuti oleh agent lain (sebagai doer of action) yang dapat disebutkan ataupun tidak. Sebaliknya pada active voice, subject berhubungan langsung dengan verb (kata kerja) dengan bertindak sebagai pelaku aksi. Kalimat aktif mungkin dapat diubah menjadi pasif, khususnya kalimat aktif yang menggunakan transitive verb (perlu diikuti direct object).

Read morePassive Voice