Subject-Verb Agreement – 2

Soal Subject-Verb Agreement

page 1 page 2

Permasalahan pada Subject-Verb Agreement – 2

Berikut penjelasan dan beberapa contoh subject-verb agreement.

Keterangan:

  • Subject = bold
  • verb, linking verb = italic
  • helping verb = underline
  1. subject dengan plural form (bentuk jamak) namun makna singular

Beberapa noun tampak plural karena memiliki ending -s, namun sesungguhnya bermakna singular karena hanya merujuk pada satu hal. Dengan demikian, noun tersebut membutuhkan singular verb pula. Dapat dibuktikan dengan substitusi noun tersebut dengan “it” yang terasa lebih make sense daripada “they”. Noun ini antara lain:

  • news, dollars
    (ketika membicarakan jumlah)
  • nama penyakit, seperti: measlesmumps
  • noun dengan ending -ics, seperti: mathematics,
    statistics, physics

Namun ending -ics dapat pula merupakan plural meaning jika noun tersebut bukan dianggap sebagai cabang keilmuan melainkan masing-masing bagian dari suatu kesatuan. Contoh: statistics = data-data statistik.

Contoh Subject-Verb Agreement

1 Measles is one of the most contagious diseases among young children.
(Campak adalah satu dari penyakit paling menular diantara anak kecil.)
2 Ten dollars a day is not enough for a wife and two children.
(Sepuluh dillar sehari tidak cukup untuk istri dan dua anak.)

tidak berlaku pada:

Dollars are widely used in private transactions.
(Dollar digunakan secara luas dalam transaksi-transaksi pribadi.)

3 Statistics is not same with math.
(Statistika tidak sama dengan matermatika.) statistics = ilmu

tidak berlaku pada:

The statistics show that the abortion rate for women aged 30-34 years has increased dramatically.
(Statistik menunjukkan bahwa tingkat aborsi wanita berumur 30-34 tahun telah meningkat secara drastis.) statistics = data-data

  1. subject dengan plural form (bentuk jamak) berupa dua bagian dalam satu kesatuan

Noun seperti:

  • glasses
  • pants
  • scissors
  • shears
  • trousers
  • tweezers

merupakan dua bagian pada satu kesatuan benda. Noun ini membutuhkan plural verb.

Contoh Subject-Verb Agreement

1 My glasses were broken into two pieces.
(Kaca mataku pecah menjadi dua bagian.)
2 The trousers are made from denim.
(Celana panjang tersebut terbuat dari denim.)
  1. fractional expression dan mathematical process
A majority ofa part of, a percentage of, dan half of merupakan fractional expression dapat diikuti oleh singular verb atau plural tergantung dari maknanya. Jika diikuti oleh plural noun, maka subjek menjadi plural sehingga harus dipasangkan dengan plural verb. Begitupun sebaliknya. Berlaku pula pada allsome, dan most ketika berfungsi sebagai subjek yang diikuti oleh prepositional phrase, perhatikan noun (sebagai objek preposition) didalam frasa tsb. Fifty percentage of your water has been used to wash plates.
(Lima puluh persen dari airmu telah digunakan untuk mencuci piring.) water= uncountable noun

atau

Fifty percentage of the visitors are from England.
(Lima puluh persen dari pengunjung dari Inggris.) visitors= plural countable

All of the staffs are dilligent.
(Semua staf rajin.)

atau

All of the audience is giving
applause.
(Semua hadirin sedang memberikan tepuk tangan.) audience = uncountable noun

Mathematical process, seperti penambahan, merupakan singular sehingga membutuhkan singular verb. Ten and ten is twenty.
(Sepuluh ditambah sepuluh adalah dua puluh.)
  1. kalimat dimulai dengan there / here + is / are / was / were

There maupun here bukan subjek. Subjek muncul setelah verb “be” (is/are/was/were). Dengan demikian, subjek mengikuti verb apakah singular atau plural.

Contoh Subject-Verb Agreement

1 There is a big difference.
(Ada sebuah perbedaan besar.)
2 There are your friends.
(Disana ada teman-temanmu.)
  1. indefinite Pronoun (kata benda untuk untuk orang, benda, atau hal secara umum)

Neither dan either merupakan singular pronoun meskipun tampak merujuk pada dua hal. Oleh karena itu, membutuhkan singular subject. Indefinite pronoun lain seperti:

  • anybody/anyone
  • each
  • everybody/everyone
  • somebody/someone
  • nobody/no one

juga merupakan singular pronoun sehingga diikuti singular verb.

Contoh Subject-Verb Agreement

1 Neither is bad.
(Tidak satupun dari keduanya buruk.)
2 Everybody likes him.
(Setiap orang menyukainya.)
3 Someone has sent him an anonymous letter.
(Seseorang telah mengiriminya surat kaleng.)
  1. phrase dan clause yang berada diantara subjek dan verb.

Pada dasarnya verb disesuaikan dengan subjek, bukan noun atau pronoun yang berada pada phrase atau clause yang menyelanya.

Accompanied with, along with,
as well as
, as withincluding, in addition, dan together with dapat digunakan bersama subjek tanpa
menambah jumlah subjek karena tidak sama dengan AND.
The prime minister, together with his staffs, is visiting Lombok.
(Menteri bersama para stafnya sedang mengunjungi Lombok.)
That girl as well as her brother is sitting on the edge of swimming pool.
(Anak perempuan itu bersama saudara laki-lakinya sedang duduk di
pinggir kolam renang.)
Prepositional phrase One of the men is a surgeon.
(Satu dari para pria itu adalah dokter bedah.)
The woman in my bedroom
is my mother.
(Wanita di dalam kamarku adalah ibuku.)
Relative clause (defining and non-defining) Cats that live in the wild rarely get sick.
(Kucing-kucing yang hidup di alam liar jarang sakit.)
The table, which is made of marble, has been repaired.
(Meja yang terbuat dari marmer telah diperbaiki.)
Participial phrase (defining and non-defining) ≈ reduksi adjective clause Cats living in the wild rarely get sick.
The table, made of marble,
has been repaired.
Appositive (defining and non-defining) A famous news presenter Al Hunt works in Bloomberg Television.
(Seorang pembawa acara berita terkenal, Al Hunt, bekerja di Bloomberg Television.)
My brother, a chemical engineer, is very dilligent.
(Kakakku, seorang engineer kimia, sangat rajin.)

Soal Subject-Verb Agreement

page 1 page 2 

Table of Contents:

  1. Subject – Verb Agreement 
  2. Subject – Verb Agreement – 2

Related Posts:

References:

  1. Making Subjects and Verbs Agree. http://owl.english.purdue.edu/owl/resource/599/1/. Accessed on November 12, 2012.
  2. Subject-Verb Agreement. http://grammar.ccc.commnet.edu/grammar/sv_agr.htm. Accessed on November 12, 2012.
  3. Self Teaching Unit: Subject-Verb Agreement. http://www.towson.edu/ows/moduleSVAGR.htm. Accessed on November 12, 2012.
Share:

Semoga bermanfaat dan mohon maaf jika ada kekurangan.
Posted by Wilma Yulia

4 thoughts on “Subject-Verb Agreement – 2”

  1. Kak, kenapa ya meski ‘the statistics’ merujuk ke ‘himpunan data’ (plural-form), ia tetap memakai ‘has’?

    Apa karena sudah ada ‘show’ yang mewakili bentuk plural verb-nya, dan ‘has’ kembali ke ‘the statistics’ sebagai ‘it-form’?

    • Halo Agung…maaf komennya saya gabung aja ya :D

      Has disitu untuk subject “abortion rate” pada noun clause “that the abortion rate for women aged 30-34 years has increased dramatically” Agung, jadi bukan mengarah ke “statistics” ya :)

Leave a Comment