Postpositive Adjective

Pengertian Postpositive Adjective

Postpositive adjective adalah adjective (kata sifat) yang ditempatkan segera setelah noun (kata benda) atau pronoun (kata ganti noun) yang diterangkannya tanpa diselangi linking verb.

Adapula posisi adjective yang lain, yaitu: attributive (ditempatkan sebelum noun) dan predicative (setelah noun dengan diselangi linking verb).

Contoh Postpositive Adjective

Berikut contoh postpositive adjective yang ditempatkan setelah noun.

  • attorney general
  • body politic
  • god almighty
  • heir apparent
  • knight templar
  • pound sterling
  • proof positive
  • the prince royal
  • time immemorial
  • times past

Kata sifat ini dapat pula digunakan bersama indefinite pronoun (kata ganti untuk orang, benda, atau hal secara umum).

Contoh Pronoun + Postpositive Adjective:

  • someone special
  • something new
  • none useful

Kata sifat ini kadang-kadang dapat digunakan bersama superlative sebagai attributive.

Contoh Superlative + Postpositive adjective:

  • the widest bed available
  • the highest score possible

Contoh Kalimat Postpositive Adjective

No Contoh Kalimat Postpositive Adjective
1 He saw the prince royal wearing a dress of cloth and gold last night.
(Dia melihat pangeran memakai pakaian dari kain dan emas semalam.)
2 I’m looking for something new and exciting to do.
(Saya sedang mencari sesuatu yang baru dan menarik untuk dilakukan.)

Pages:

page 1 | page 2 | page 3 | page 4

Table of Contents:

  1. Adjective Position
  2. Attributive Adjective
  3. Predicative Adjective
  4. Postpositive Adjective

Related Posts:

References:

  1. Attributive and Predicative Adjectives. http://www.ucl.ac.uk/internet-grammar/adjectiv/postpos.htm. Accessed on June 13, 2013.
  2. Adjectives and Determiners. http://www.grossmont.edu/karl.sherlock/English098/PartsOfSpeech/Adjectives.html. Accessed on June 13, 2013.
  3. Adjectives. http://grammar.ccc.commnet.edu/grammar/adjectives.htm. Accessed on June 13, 2013.
Semoga bermanfaat dan mohon maaf jika ada kekurangan.
Posted by Wilma Yulia

Share This Page:

Related Posts:

8 thoughts on “Postpositive Adjective”

    1. Maksudnya adjective seperti apa dapat ditempatkan setelah noun gtu kah Fikri? Saya juga tidak tahu Fikri..setau saya mayoritas tidak seperti itu ya, jadi kita bisa coba mengenal sebagian yang umum.

      Kalo yang kamu maksud cara penggunaannya, seperti yang dijelaskan di atas. Kemungkinan dapat digunakan bersama indefinite pronoun atau superlative.

  1. Akhirnya saya menemukan jawabannya pada pembahasan yang langka ini. Apparently, English is the king of exception.

    Biasanya kami dijelaskan bahwa adjective selalu sebelum noun, sedangkan kita kadangkala menemukan adjective setelah noun. Yang belakangan membuat saya bertanya2 adalah beberapa kalimat dengan adjective di belakang noun, seperti something difficult dan something else. Terima kasih, apa yang ada di benak saya terjawab dengan pembahasan ini.

    Mungkin perlu dibahas pula adjective yang ada di belakang noun sebagai hasil dari pekerjaan, dll. Misalnya:
    1. “Budi painted the room blue”, yang berbeda artinya dengan “Budi painted the blue room”.
    2. She found the engine noisy.
    3. She wants her car clean, dll.
    Atau jangan2, Wilma malah sudah membuat ulasannya di tempat lain yang belum aku kunjungi?

    1. Wah ada Agoes… :D

      Saya terharu bahasan postpositive adjective ada yang baca, kirain gak ada hehe..
      Kayaknya emang langka yang bahas ya? khususnya yang bahasa Indonesia. Ada sih referensi menyatukannya saja dipembahasan attributive adjective, dengan bilang kalau “normalnya” adjective itu sebelum noun (http://grammar.about.com/od/ab/g/attribadjterm.htm), tanpa menyebut istilah postpositive adjective.

      Adjective yang berada dibelakang direct object (room, engine, car) berfungsi mendeskripsikan direct object, namanya object complement (blue, noisy, clean).

      Jadi sentence pattern-nya kira2 begini:

      S + V-transitive + Direct Object + Object complement

      dimana

      direct object = noun/pronoun
      object complement = noun/adjective

      Jangan sampai keliru membedakannya dengan direct object pada struktur indirect object + direct object:

      S + V-transitive + Indirect Object + Direct Object

      Kalo kamu tertarik, cara membedakannya bisa dilihat di halaman Object Complement.

      1. Terima kasih atas pencerahannya.

        Tapi saya menemukan hal lain
        1. Pada tulisan di atas, pada bagian “….yang diterangkannya tanpa di selangi linking verb.” berbeda dengan definisi yang saya temukan di dictionary dan wiktionary.
        a.

        (Linguistics / Grammar) (of an adjective or other modifier) placed after the word modified, either immediately after, as in two men abreast, or as part of a complement, as in those men are bad

        (http://www.thefreedictionary.com/postpositively)

        b.

        (grammar, of an adjective or other modifier) Placed after the word modified, either immediately after, as in two men abreast, or as part of a complement, as in those two men are bad.

        (http://en.wiktionary.org/wiki/postpositive)

        Begitu juga collinsdictionary.com.

        2. Saya menemukan pengecualian pada penggunaan object complement/ adj complement, tetapi lain waktu saja. Lupa contohnya.

        Saya berharap Wilma tidak bosan dengan comment2 saya, dan maaf kalau comment2 saya membuat kurang nyaman.

        1. Halo Agoes,

          1. “tanpa di selangi linking verb” itu untuk menegaskan perbedaannya dengan predicative adjective Agoes. Btw link yang kamu berikan pengertian dari “postpositive” (adj) bukan “postpositive adjective” (noun).

          2. Kalo uda ketemu contohnya, share aja disini.. supaya kalo diperlukan saya bisa merevisi.. mungkin kamu pny sumber yang lbh lengkap n terpercaya.. :)

          Gak bosan lah sama2 komen2 kamu, apalagi gak nyaman :D

          Santai aja kayak di pantai ya, ditunggu komen2 selanjutnya :D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *