Semicolon (Titik Koma)

Pengertian Semicolon

Semicolon (titik koma) adalah salah satu punctuation (tanda baca) yang digunakan untuk menghubungkan dua independent clause yang sangat berhubungan menjadi satu kalimat. Selain itu, semicolon juga digunakan setelah adverbial conjunction/connecting adverb dan pada kondisi-kondisi tertentu ketika comma (koma) telah digunakan.

Lihat juga:

Aturan Penggunaan Semicolon

  • Tidak ada spasi kosong sebelum semicolon. Namun ada satu spasi setelah tanda baca ini.
  • Pada prinsipnya dapat digantikan oleh full stop (titik).

semicolon (titik koma)Contoh Penggunaan Semicolon

  1. Semicolon digunakan untuk menghubungkan dua independent clause/complete sentence yang sangat berhubungan menjadi satu kalimat. Dapat digantikan dengan full stop (titik).
1 It’s mine; it’s not yours.

atau dengan full stop:

It’s mine. It’s not yours.
(Itu milikku. Itu bukan milikmu.)

2 Diana has a worried look on her face; she’s afraid she wouldn’t find right words to say in the job interview
(Diana wajahnya tampak khawatir; dia takut tidak dapat menemukan kata-kata yang tepat untuk dikatakan di wawancara kerja itu.)

atau dengan full stop:

Diana has a worried look on her face. She’s afraid she wouldn’t find right words to say in the job interview.

  1. Semicolon digunakan untuk mengawali adverbial conjunction:
    consequently, hence, however, nevertheless, nonetheless, meanwhile, therefore, thus, etc. Adapun semicolon dapat digantikan oleh full stop (titik).
I was up all night; therefore I fell asleep at my desk.
(Saya terjaga sepanjang malam. Karena itu saya tertidur di meja.)

atau dengan full stop:

I was up all night. Therefore I fell asleep at my desk.
(Saya terjaga sepanjang malam. Karena itu saya tertidur di meja.)

  1. Semicolon berguna untuk memisahkan rincian jika koma telah digunakan.
The participants are from Teluk Betung, Bandar Lampung; Cikerai, Cilegon; and Sadang Serang, Bandung.
(Partisipan berasal dari Teluk Betung, Bandar Lampung; Cikerai, Cilegon; dan Sadang Serang, Bandung.)
  1. Semicolon digunakan sebelum coordinate conjunction ketika koma telah digunakan atau kalimat sangat panjang.
The man has given her anything: house, car, beautiful dresses and money; but, the pretty young woman, his old classmate, is still not in love with him.
(Pria tsb telah memberikannya apapun: rumah, mobil, gaun cantik, dan uang; tapi wanita cantik tsb, teman sekelasnya dulu, belum jatuh cinta padanya.)

Related Posts:

References:

  1. The Semicolon. http://grammar.ccc.commnet.edu/grammar/marks/semicolon.htm. Accessed on January 22, 2013.
  2. The Semicolon. http://www.informatics.sussex.ac.uk/department/docs/punctuation/node17.html#SECTION00052000000000000000. Accessed on January 22, 2013.
Semoga bermanfaat dan mohon maaf jika ada kekurangan.
Posted by Wilma Yulia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *