If / Whether

Soal If vs. Whether

If dan whether seringkali dapat digunakan interchangeably (dapat dipertukarkan). Namun ada pula beberapa situasi dimana hanya if atau whether yang tepat digunakan.

Persamaan antara If and Whether

If dan whether sering digunakan mengawali reported (yes-no) question (bentuk pernyataan yang memuat pertanyaan yang telah di dengar sebelumnya) atau embedded question (pertanyaan yang berada di dalam pernyataan atau pertanyaan lain).

Contoh Kalimat if/whether pada indirect question:

1 He asked me if I had a little time.
(Dia bertanya apakah saya punya sedikit waktu.)
2 She wanted to know whether I had heard the news.
(Dia ingin tau apa saya telah mendengar berita tersebut.)

Perbedaan antara If and Whether

If

if whetherUmumnya if yang digunakan sebagai subordinator pada conditional clause (kalimat pengandaian) yang kemudian diikuti oleh then statement dimana kata then bisa hanya tersirat.

Contoh Kalimat if pada Conditional Sentence:

1 If you sleep late, (then) you are sleepy.
[Jika kamu tidur terlambat, kamu mengantuk.]
2 If I have free time, (then) I will go swimming.
[Jika saya punya waktu luang, saya akan pergi berenang.]

Whether

Penggunaan Whether Contoh Kalimat Whether
Meskipun if/whether sama-sama digunakan pada indirect question, namun hanya whether yang diawali oleh verb “discuss”. They discussed whether he should be given one more chance.
(Mereka berdiskusi apakah dia harus diberi satu kali lagi kesempatan.)
Whether digunakan ketika seseorang bermaksud menunjukkan dua alternatif. Kata ini mengawali yang alternatif pertama. Untuk menunjukkan alternatif, whether digunakan bersama “or”. Pada situasi ini, whether berperan sebagai correlative conjunction. I’m confused whether to live in Jakarta or to live in Bandung.
(Saya bingung apakah tinggal di Jakarta atau tinggal di Bandung.)
Whether ketika digunakan sebagai (bagian dari) subject. Whether he comes or not means nothing to me.
(Apakah dia tang tau tidak tidak berarti apapun buat saya.)
Hanya whether yang digunakan setelah preposition. My father and I talked about whether we would buy a new car or not.
(Saya dan ayah membicarakan tentang akan membeli mobil baru atau tidak.)
Hanya whether yang digunakan sebelum infinitive. I can’t make up my mind whether to visit Bali or Lombok.
(Saya tidak bisa memutuskan apakah mengunjungi Bali atau Lombok.)

Exercises:

Related Posts:

References:

  1. Grammar Points. http://sites.saintmarys.edu/~mwaddell/grammar.html. Accessed on March 1, 2013.
  2. If/Whether. http://public.wsu.edu/~brians/errors/if.html. Accessed on March 1, 2013.
  3. Common Mistakes in English – Whether / If. http://esl.about.com/od/grammarintermediate/a/cm_wif.htm. Accessed on March 1, 2013.
  4. If/Whether. http://www.bbc.co.uk/worldservice/learningenglish/radio/specials/1535_questionanswer/page33.shtml. Accessed on March 1, 2013.
Semoga bermanfaat dan mohon maaf jika ada kekurangan.
Posted by Wilma Yulia

Share This Page:

Find a post in wordsmile.com:

4 thoughts on “If / Whether”

  1. Hi, Ka Wilma. Kok pintar banget sih ????
    Mau nanya nih ka. Di conditional sentence itu ‘then’ boleh tersurat kah? Dan boleh kah di main clause nya itu without modal. Misal nih kalimatnya, ,”If the subject is singular he/she/it, then the verb is changed.” Can you please tell me the correct sentence for it?

    1. Halo Nikma…kamu bisa aja hahaha biasa-biasa aja saya xD
      Iya memang then sering ketika digunakan sama if, dihilangkan Nikma

      used to indicate what must be true or what must or should happen if something else is true or happens
      If you were there, then you must have seen him.
      If it rains, then we can’t go.
      “It’s raining.” “Then we can’t go.”
      “He confessed.” “The case is closed, then.”
      If you want it, then take it. = Take it, then, if you want it.
      Hurry, then, if you want to catch the bus.
      What if there should be a fire? What then? [=what will happen then?]

      ◊ Then is often omitted following if.
      If it rains, (then) we can’t go. http://www.learnersdictionary.com/definition/then

      bisa aja Nikma main clausenya gak pake modal, contohnya kayak di zero conditional ya (if + simple present, simple present): If we burn paper, it becomes ash atau kayak contoh di atas, if + simple present, imperative (If you want it, then take it.)

      Semoga membantu :)

  2. dear mas mbak admin

    I’m confused whether to live in Jakarta or to live in Bandung.
    (Saya bingung apakah tinggal di Jakarta atau tinggal di Bandung.)

    to live nya kita ulang lagi ? ga boleh to live in jakarta or in bandung ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *