Expletive Construction (There dan It)

Pengertian Expletive

Expletive adalah “empty words” atau kata-kata yang tidak punya arti yang ditambahkan pada suatu kalimat.

Pada conversation (percakapan), expletive bermanfaat untuk memberi waktu bagi seorang speaker untuk berpikir sejenak apa yang harus dikatakannya; sedangkan pada writing tujuan penggunaan empty words ini adalah untuk memberi penekanan pada bagian tertentu di dalam suatu kalimat.

English mempunyai dua expletive pronoun: there dan it. Kata tersebut kemudian dikombinasikan dengan verb “be” membentuk expletive construction.

Contoh There/It sebagai Expletive:

No Contoh Kalimat There/It
1 There is a haunted house.
(Ada rumah hantu.)
2 It was the player that hit the tennis ball over the net.
(Itu pemain yang memukul bola tenis melewati net.)

Adapun there dan it dapat pula digunakan bukan sebagai expletive. Berikut contohnya.

Contoh There/It Bukan Expletive:

No Contoh Kalimat There/It
1 He is watching the football match there.
(Dia sedang menonton pertandingan bola di sana.) there = adverb of place
2 It is good!
(Itu bagus!) it = bukan expletive atau “empty word” melainkan subject of sentence

Rumus dan Agreement pada Expletive Construction

Rumus Expletive Construction

Rumus expletive dengan pronoun there dan it adalah

There + be (is/are/was/were…) + noun/pronoun + …
It + be (is/was) + noun/adjective/past participle + subordinate clause

Agreement pada Expletive Construction

Verb “be” harus sesuai dengan noun atau pronoun pertama setelahnya, apakah singular (tunggal: is, was) atau plural (jamak: are, were), sepanjang noun atau pronoun tersebut bukan merupakan bagian dari modifying phrase atau clause. Selain itu verb be juga harus sesuai dengan waktu kejadian, apakah present (sekarang: is, are), past (lampau: was, were), atau future (masa depan: will be). Lihat: Subject-Verb Agreement.

Contoh Kalimat Expletive Construction

Expletive Contoh Kalimat Expletive
There There is a reason why she sold her house and left her job.
(Ada alasan mengapa dia menjual rumah dan meninggalkan pekerjaannya.) reason = noun
There are many students in the auditorium.
(Ada banyak siswa di auditorium.) students = noun
There were your friends in front of our house.
(Ada teman-temanmu di depan rumah.) friends = noun
There is now, between Surabaya and Madura, a bridge.
(Sekarang ada, di antara Surabaya dan Madura, sebuah jembatan.) between Surabaya and Madura = modifying phrase, bridge = noun
It It is obvious that many students are using a cell phone during the class.
(Jelas bahwa banyak siswa sedang menggunakan ponsel selama pelajaran tsb.) obvious = adjective
It was expensive to fly this summer.
(Dulunya mahal untuk terbang musim panas ini.) expensive = adjective
It was believed that the earth was flat.
(Dulunya dipercaya bahwa bumi itu datar.) believed = past participle (adjective)

Permasalahan dan Solusi pada Expletive Construction

Expletive mungkin diperlukan untuk memberikan penekanan pada suatu situasi.

Contoh Expletive Construction:

1 It is desirable that they come on time.
(Sangat diharapkan bahwa mereka datang tepat waktu.)
2 It is crucial that she prepare for the next exam.
(Sangat penting bahwa dia mempersiapkan diri untuk ujian selanjutnya.)

Pada dua contoh kalimat di atas, expletive construction digunakan untuk mengekspresikan urgency/requirement dengan cara menambahkan kata-kata seperti: desirable, crucialessential, important, imperative, necessary, urgent, dan vital setelah expletive construction (pronoun + verb “be”). [Baca: Subjunctive]

Namun kebanyakan menggunakan expletive, menjadikan tulisan menjadi wordy (panjang lebar). Selain itu mungkin kalimat menjadi tidak jelas karena dengan mengaburkan subject dan action (tindakan) sebenarnya pada kalimat. Khususnya kalimat yang berupa expletive construction yang diikuti noun dan relative clause yang diawali dengan relative pronounwho, which, atau that. Expletive construction tersebut sebagainya dihindari pada academic writingConcise sentence (kalimat yang singkat) lebih disukai.

Adapun untuk merubah kalimat “wordy” tersebut menjadi concise sentence, kita perlu menghilangkan expletive construction (there/it+be), menjadikan noun setelah expletive menjadi subject of sentence, menyesuaikan verb untuk subject of sentence, dan/atau menghilangkan relative pronoun.

Contoh Wordy vs. Concise Sentence:

Wordy Sentence Concise Sentence
It was the player that hit the tennis ball over the net. The player hit the tennis ball over the net.
(Pemain tsb memukul bola tenis melewati net.)
It is obvious that many students are using a cell phone during the class. Many students were obviously using a cell phone during the class.
(Banyak siswa terang-terangan sedang menggunakan ponsel selama pelajaran.)
There is a haunted house in Connecticut. A haunted house is in Connecticut.
(Sebuah rumah hantu di Connecticut.)
There were only few people in the city park who obviously trampled the grass. Only few people in the city park obviously trampled the grass.
(Hanya sedikit orang di taman kota terang-terangan menginjak rumput.)

Related Posts:

References:

  1. There Is, There Are, There Was, And There Were. http://www.ccc.commnet.edu/sensen/part2/twelve/there.html. Accessed on January 28, 2013.
  2. Expletives. http://www.towson.edu/ows/expletives.htm. Accessed on January 28, 2013.
  3. Expletive. http://web.cwoc.ufl.edu/owl/OWLglossary.html. Accessed on January 28, 2013.
  4. Concise Sentences: Reducing Expletive Constructions. http://www.uhv.edu/ac/newsletters/writing/grammartip2005.12.06.htm. Accessed on January 28, 2013.
  5. Expletives. http://people.umass.edu/bhatt/lin380l/380l-f01-l11-12.pdf. Accessed on January 24, 2013.
  6. Expletive Words and Phrases. http://www.sjsu.edu/writingcenter/docs/Expletive_Words_and_Phrases.pdf. Accessed on January 24, 2013.
  7. Expletives. http://www.freeman.tulane.edu/students/mcc/pdf/Expletives.pdf. Accessed on January 24, 2013.

Semoga bermanfaat dan mohon maaf jika ada kekurangan.
Posted by Wilma Yulia

Leave a Comment