Concluding Sentences (Paragraph)

Pengertian Concluding Sentence

Setelah topic sentence dan body sentence rampung, tersisa concluding sentence yang mungkin diperlukan untuk menutup suatu stand-alone paragraph.

Concluding sentence adalah kalimat di akhir paragraph yang berperan mempersatukan informasi yang telah disajikan untuk mengembangkan controlling idea di dalam topic sentence. Yang dapat dilakukan concluding sentence untuk mempersatukan informasi tersebut antara lain:

  • mengikhtisarkan poin-poin yang telah dikembangkan oleh supporting sentence
  • mengemukakan kembali kata atau frasa (atau sinonimnya) dari topic sentence
  • memberikan final observation tentang controlling idea
  • membuat prediksi berdasarkan detail suatu paragraph

Tidak semua academic paragraph mengandung concluding sentence, khususnya jika paragraph sangat pendek. Namun jika paragraph sangat panjang, menggunakan concluding sentence mungkin merupakan ide yang baik.

Concluding sentence sering dimulai dengan transition word untuk memberi isyarat kepada pembaca bahwa kalimat tersebut merupakan akhir dari paragraph. Transition word tersebut antara lain:

  • all in all
  • in other words
  • in any event
  • in brief
  • in short
  • therefore
  • thus

Contoh Concluding Sentence

Kalimat terakhir yang di cetak tebal merupakan concluding sentence.

Contoh 1:

 For the students, international programs are important factors of education. It allows students to experience different cultures, and viewpoints that they would otherwise not encounter on a daily basis. These kinds of programs can allow student’s access to research opportunities not available in their native country, and let them expand their knowledge of a given field by meeting experts from different countries. All in all, it’s a win-win scenario.

http://abmcollege.com/calling-all-international-students-10-benefits-to-studying-abroad/

Artinya:

Untuk para siswa, international program merupakan faktor penting dari pendidikan. Itu membuat siswa merasakan perbedaan budaya, dan sudut pandang yang mereka tidak akan temukan setiap hari. Program-program semacam ini dapat memberikan akses untuk kesempatan penelitian yang tidak didapatkan di negara asal mereka, dan memperkenankan mereka memperluas pengetahuan di bidang tertentu dengan bertemu dengan para ahli dari negara-negara yang berbeda.

Contoh 2:

 Global trade can also reduce international conflict and war. It may not make intuitive sense at first glance, but think about it for a moment. Global trade creates long-term mutually beneficial relationships or a symbiosis. If you start a war with someone who provides you needed goods, such as wheat or oil, you may have just shot yourself in the foot. In other words, global trade cultivates cooperation rather than conflict.

http://study.com/academy/lesson/what-is-global-trade-definition-advantages-barriers.html

Artinya:

Perdagangan global dapat pula menurunkan konflik internasional dan perang. Ini mungkin tidak terasa masuk akal awalnya, namun pikirkan tentang hal itu sejenak. Perdagangan global menciptakan hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan atau simbiosis. Jika kamu memulai perang dengan seseorang yang memberikanmu barang-barang yang dibutuhkan, seperti gandum atau minyak, kamu mungkin telah menembak dirimu sendiri di kaki. Dengan kata lain, perdagangan global memupuk kerjasama daripada konflik.

Contoh 3:

 There are three different types of burns: first, second, and third degree burns. First degree or superficial burns are considered mild compared to other burns. They involve only the top layer of skin (epidermis). Second degree or particial thickness burns affect the top layer of skin and a portion of the lower layer of skin (dermis). Third degree or full thickness burns are the worst burns. The burns destroy the first and second layer of skin and damage deeper tissues. These three burns penetrate the skin’s surface on different depths.

Artinya:

Ada tiga tipe yang berbeda dari luka bakar: tingkat satu, dua, dan tiga. Luka bakar tingkat satu atau dangkal dianggap ringan dibanding tipe luka bakar yang lain. Mereka melibatkan lapisan paling atas dari kulit (epidermis). Luka bakar tingkat dua atau ketebalan parsial mengenai lapisan kulit teratas dan sebagian lapisan kulit yang lebih rendah (dermis). Luka bakar tingkat tiga atau ketebalan penuh adalah luka bakar yang terburuk. Luka bakar tersebut menghancurkan lapisan pertama dan kedua kulit dan merusak jaringan-jaringan yang lebih dalam. Tiga tipe luka bakar ini menembus permukaan kulit pada kedalaman yang berbeda.

Related Posts:

References:

  1. Basic Paragraph Structure. http://lrs.ed.uiuc.edu/students/fwalters/para.html. Accessed on April 6, 2017.
  2. Concluding Sentence. https://www.ntid.rit.edu/sea/processes/paragraph/process/concluding. Accessed on April 6, 2017.
  3. Concluding Sentences. http://writesite.elearn.usyd.edu.au/m3/m3u2/m3u2s5/m3u2s5_1.htm. Accessed on April 7, 2017.
  4. Guide to Introductions, Conclusions, Topic Sentences, and Concluding Sentences. http://www.cu-portland.edu/sites/default/files/pdf/Guide%20to%20Introductions%20Conclusions%20Topic%20Sentences%20and%20Concluding%20Sentences.pdf. Accessed on April 7, 2017.
  5. Burns. http://www.hopkinsmedicine.org/healthlibrary/conditions/dermatology/burns_85,P01146/. Accessed on April 12, 2017.

Semoga bermanfaat dan mohon maaf jika ada kekurangan.
Posted by Wilma Yulia

Leave a Comment