Pengertian dan Macam Punctuation (Tanda Baca Bahasa Inggris)

Pengertian Punctuation

Punctuation merupakan tanda baca. English punctuation yang paling sering digunakan antara lain: full stop (titik), comma (koma), ellipsis (titik-titik), colon (titik dua), semicolon (titik koma), question mark (tanda tanya), exclamation mark (tanda seru), quotation marks (tanda kutip), hyphen (tanda sambung), slash (garis miring), Continue reading Pengertian dan Macam Punctuation (Tanda Baca Bahasa Inggris)

Punctuation: Quotation Mark (Tanda Kutip) [Part 2]

Pages: 1 2

Aturan dan Contoh Penggunaan Quotation Marks

Penggunaan Attribution untuk Menyatakan Siapa yang Berbicara pada Kutipan (cont’d)

Jika attribution diletakkan setelah suatu kalimat pada kutipan yang terdiri dari beberapa kalimat, maka cukup ditulis sekali saja. Dengan catatan, sumber atau pembicaranya sama.

Contoh:

“Teddy drinks fresh milk and does exercise regularly,” Rachma said. “Therefore, her bones are dense and strong.” (“Teddy minum susu segar dan berolahraga secara teratur,” kata Rachma. “Karena itu tulangnya padat dan kuat.”)

Penggunaan Huruf Kapital

Gunakan huruf kapital jika kutipan merupakan independent clause atau complete sentence (kalimat lengkap). Sebaliknya, jangan gunakan huruf kapital jika kutipan merupakan potongan (fragment) dari independent clause dan bukan merupakan judul. Biasanya potongan kutipan digunakan pada journalistic writing untuk menunjukkan opini tanpa menggunakan keseluruhan kutipan.

Contoh:

Quote Contoh
Complete sentence Mr. Abraham, whom I admire so much, said, “The Loch Ness monster doesn’t exist.” (Kata Mr. Abraham yang sangat saya kagumi, “Monster Loch Ness tidak ada.”)
Fragment The classmate told that the man who killed children and adults was “painfully shy and awkward”. (Teman sekelas mengatakan bahwa pria yang membunuh anak-anak dan orang dewasa itu pemalu dan aneh.)

Jika attribution berada di tengah kalimat atau dengan kata lain kutipan diinterupsi, huruf pertama dari kata pada kutipan bagian keduanya tidak menggunakan huruf kapital.

Contoh:

“My room mate found so much expired food in his refrigerator,” Anto said, “but he didn’t  got rid of it immediately.” (“Teman sekamarku menemukan banyak makanan kadaluarsa di dalam kulkasnya,” kata Anto, “tapi dia tidak segera membuangnya.”)

Don’t…

Jangan menggunakan quotation marks dengan maksud untuk memberi penekanan terhadap suatu kata. Gunakanlah italic (miring) atau underline (garis bawah) sebagai gantinya. Pemberian quotation marks pada suatu kata dapat berarti penulis mengartikan lain kata tersebut. Arti lain tersebut bisa bermaksud sindiran (sarcasm) atau gurauan (humor).

Contoh:

1 Would you choose “time” or “money”? gantikan dengan Would you choose time or money? atau Would you choose time or money?
2 Sarcasm: My fiance asked if I have a little “time”?
(Tunangan saya bertanya apa saya punya sedikit waktu.)

Single Quotation Marks

Single quotation marks (tanda petik tunggal) digunakan untuk menampilkan kutipan didalam (internal quote) kutipan lain yang lebih panjang. Dengan demikian, pembaca dapat mengidentifikasi internal quote tersebut di antara teks.

Contoh Single Quotation Marks:

1 “‘The secret’ is one of her favorite books,” said Lala.
(“‘The Secret’ adalah salah satu buku kesukaannya,” kata Lala.)
2 “Did he ask, ‘How’s your day?'”
(“Apa dia bertanya, ‘Bagaimana harimu?'”)

Pages:

1 2

Table of Contents:

  1. Quotation Marks
  2. Quotation Marks Part 2

Related Posts:

References:

  1. Quotation Marks. http://grammar.ccc.commnet.edu/grammar/marks/quotation.htm. Accessed on January 19, 2013.
  2. Quotation Marks. http://www.english.iup.edu/special/projects/grammar/grammar_files/page0018.htm. Accessed on January 19, 2013.
  3. How to Use Quotation Marks. http://owl.english.purdue.edu/owl/resource/577/01/. Accessed on January 19, 2013.
  4. Quotation Marks. http://www.kentlaw.edu/academics/lrw/grinker/LwtaQuotation_Marks.htm. Accessed on January 19, 2013.

Pengertian, Tipe, dan Contoh Kalimat Non-Finite Verb

Pages: 1 2

Pengertian Non-Finite Verb

Verb dapat dikelompokkan menjadi finite dan non-finite. Non-Finite verb adalah suatu bentuk kata kerja yang tidak dipengaruhi tense (present atau past), person (first/second/third), dan number (singular/plural). Kebalikannya adalah finite verb. Di dalam suatu kalimat, non-finite verb tidak dapat berdiri sendiri sebagai main verb melainkan harus didampingi auxiliary verb. Ada pula yang harus didampingi particle “to” untuk berperan sebagai noun.

Tipe non-finite verb antara lain: present participle, past participle, infinitive, dan bare infinitiveContinue reading Pengertian, Tipe, dan Contoh Kalimat Non-Finite Verb

Pengertian, Tipe dan Contoh Kalimat Finite Verb

Pengertian Finite Verb

Verb dapat dikelompokkan menjadi finite dan non-finite. Finite verb adalah suatu bentuk kata kerja yang dipengaruhi tense (present atau past) dan agreement dengan subject [person (first/second/third), dan number (singular/plural)]. Kebalikannya adalah non-finite verb. Di dalam suatu kalimat, finite verb dapat berdiri sendiri sebagai main verb. Continue reading Pengertian, Tipe dan Contoh Kalimat Finite Verb