Eliminating Unnecessary To Be Verbs (Metode dan Contoh)

Masalah Verb To Be

Tidak diragukan bahwa verb to be seperti: am, is, are, was, dan were memiliki peranan penting di dalam writing. Kata kerja yang paling umum digunakan dalam bahasa Inggris biasanya untuk menyatakan keadaan suatu kata benda.

Masalah timbul ketika penulis terlalu bergantung kepada verb to be di dalam kalimat-kalimatnya. Tulisan menjadi wordy (panjang lebar) dan lifeless (tidak hidup). Pada situasi tersebut, mengeliminasi sebagian verb to be atau menggantinya dengan verb yang lebih kuat mungkin dapat menghasilkan tulisan yang concise (ringkas) sehingga lebih menarik.

Beberapa Metode untuk Mengeliminasi Verb To Be

  1. Menggunakan verb style, bukan noun style (biasanya kombinasi be sebagai main verb dengan noun forms of verbs / nominalization — noun hasil turunan verb). Action verb yang samar-samar di dalam nominalization mungkin dapat digunakan sebagai main verb menggantikan verb to be.
Wordy Concise
The rule of law is good for the protection of children’s education rights.
(Aturan hukum tersebut baik untuk untuk melindungi hak pendidikan anak.)
The rule of law protects children’s education rights.
(Aturan hukum tersebut melindungi hak pendidikan anak.)
Parents are guardians of their children’s health and welfare.
(Orang tua adalah penjamin kesehatan dan kesejahteraan anak-anaknya.)
Parents guard their children’s health and welfare.
(Orang tua menjaga kesehatan dan kesejahteraan anak-anaknya.)
The scope of the project is the validation of digital signatures.
(Cakupan proyek tersebut adalah validasi tanda tangan digital.)
The project validates digital signatures.
(Proyek tersebut memvalidasi tanda tangan digital.)
The main focus of the marketers is customer satisfaction.
(Fokus utama para pemasar adalah kepuasan konsumen.)
The marketers mainly focus on customer satisfaction.
(Para pemasar fokus utama terhadap kepuasan konsumen.)
  1. Kapanpun memungkinkan posisikan deskripsi (berupa adjective) sebelum noun (posisi attributive) daripada menggunakan verb phrase berupa verb to be + adjective (posisi predicative).
Wordy Concise
Skin care products which are non-comedogenic
(produk-produk perawatan kulit yang tidak menimbulkan komedo)
Non-comedogenic skin care products…
The man who is good looking
(Laki-laki yang terlihat menarik tersebut… )
The good-looking man…
  1. Berimajinasi untuk mengganti verb to be dengan verb yang lebih kuat yang sekiranya cocok. Kadang-kadang perubahan verb tersebut membutuhkan perubahan word order juga.
Wordy Concise
The hotel’s beach towels are clean.
(Handuk pantai hotel tersebut bersih.)
The hotel provides clean beach towels.
(Hotel tersebut menyediakan handuk pantai yang bersih.)
  1. Mengganti verb to be + preposition combination (kombinasi preposition dengan part of speech lain) dengan verb yang lebih kuat.
Wordy Concise
She was on the phone to her son before the crash.
(Dia sedang berbicara di telepon dengan anaknya sebelum kecelakaan.)
preposition + noun
She phoned her son before the crash.
Some people are worry about the future of their healthcare.
(Sebagian pensiunan khawatir dengan masa depan perawatan kesehatan mereka.) adjective + preposition
Some people worry about the future of their healthcare.
  1. Hindari terlalu banyak menggunakan expletive construction, walaupun pada beberapa situasi konstruksi ini tidak masalah untuk dipertahankan karena efektif untuk memberi penekanan (misalnya menunjukkan urgency dari suatu situasi dengan kata “imperative”: “It is imperative that…” ). Expletive construction yang umumnya tidak dibutuhkan seperti expletive word (there/it) yang diikuti noun dan relative pronoun seperti: that, who, atau which. Konstruksi tersebut dapat diperbaiki dengan mengeliminasi expletive word, menjadikan noun setelahnya sebagai subject of sentence, menghilangkan relative pronoun, dan/atau menambahkan verb yang lebih kuat.
Wordy Concise
There were many people who queued to use the public toilet.
(Ada banyak orang yang mengantri untuk menggunakan toilet umum.)
Many people queued to use the public toilet.
(Banyak orang mengantri untuk menggunakan toilet umum.)
It was Bima who got promoted at work.
(Bima yang mendapatkan promosi jabatan di tempat kerja.) cleft sentence
Bima got promoted at work.
(Bima mendapatkan promosi jabatan di tempat kerja.)
There is a simple reason why she wants to work in your company.
(Ada satu alasan sederhana mengapa dia ingin bekerja di perusahaanmu.)
She wants to work in your company because of the money.
(Dia ingin bekerja di perusahaanmu karena uang.)

Pages:

page 1 | page 2

Table of Contents:

  1. Eliminating Unnecessary To Be Verbs
  2. Eliminating Unnecessary To Be Verbs (Part 2)

Related Posts:

References:

  1. The Verb “To Be”. http://grammar.ccc.commnet.edu/grammar/to_be.htm#phrasal_modal . Accessed on October 18, 2015.
  2. To be or not To be: Replacing To Be Verbs. http://www.stlcc.edu/Student_Resources/Academic_Resources/Writing_Resources/Grammar_Handouts/To-be-Verbs.pdf. Accessed on October 18, 2015.
  3. Eliminating Wordiness. http://www.pasadena.edu/divisions/english/writing/documents/wordiness.pdf. Accessed on October 18, 2015.
  4. Weak vs. Strong Verbs. https://www.uncg.edu/eng/writingcenter/handouts/STRONG_AND_WEAK_VERBS.pdf. Accessed on October 14, 2015.
  5. Avoid Common Pitfalls. https://owl.english.purdue.edu/owl/resource/572/04/. Accessed on October 18, 2015.
  6. On The Phone. http://idioms.thefreedictionary.com/on+the+phone. Accessed on October 18, 2015.
Semoga bermanfaat dan mohon maaf jika ada kekurangan.
Posted by Wilma Yulia

Share This Page:

Related Posts:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *